Dingin menggigit kulit. Sejak semalam hujan deras mengguyur Bontang. Pagi pun berselimut mendung. Mau tak mau pekerjaan pagi ini bertambah, berkeliling mengantar satu-persatu penghuni rumah. Ketika hanya ada satu mobil di garasi rumah, sementara di tempat tinggal kami tak ada angkutan umum yang lewat, maka mobil akan sangat berguna di pagi yang basah seperti ini.
Beberapa hal yang diamati terkadang mengusik hati. Daripada dipendam dan kadang menjadi "duri" lebih baik kuungkap lewat petikan jemari disini.
Rabu, 23 November 2011
Minggu, 06 November 2011
Pernah kubayangkan...
Ketika memberinya nama BAGAS LANGLANG BUANA, seuntai doa terselip semoga kelak ia menjadi insan mandiri yang kuat di mana pun ia berada. Terbang, terbanglah jauh mengelilingi dunia, anakku. Bukankan di belahan bumi manapun adalah bumi Allah juga. Aku kan bangga...
Sabtu, 29 Oktober 2011
Akhir yang berbeda
Dia datang dengan penampilan paling sederhana, kaos bola dan sandal jepit. Dia yang baru tamat SMEA sebulan sebelumnya, berharap bisa tinggal di rumah kami. Usianya masih belasan tahun, hanya terpaut setahun di atas usia anakku yang sulung. Tentu saja kami tak keberatan, dengan syarat ia bisa mematuhi semua peraturan yang telah kami sepakati bersama.
Selasa, 25 Oktober 2011
Bagasku Pulang
Lewat tengah malam waktu Indonesia Bagian Bontang. SMS dari anakku, "Adek sudah sampai di Ramayana."
Hari ini Bagas pulang dari turnament sepakbola kelompok umur 15 dalam rangka Hari Olahraga Nasional. Pertandingannya diadakan di lapangan C Panahan Gelora Bung Karno Jakarta. Team SSB Kompak Bontang terpilih mewakili Kaltim dalam ajang memperebutkan piala MENPORA ini.
Penerbangan Jkt-Bpp dilanjutkan perjalanan darat Bpp-Btg yg memakan waktu 5 jam membuat kami menunggu sampai lewat tengah malam untuk menjemputnya.
Hari ini Bagas pulang dari turnament sepakbola kelompok umur 15 dalam rangka Hari Olahraga Nasional. Pertandingannya diadakan di lapangan C Panahan Gelora Bung Karno Jakarta. Team SSB Kompak Bontang terpilih mewakili Kaltim dalam ajang memperebutkan piala MENPORA ini.
Penerbangan Jkt-Bpp dilanjutkan perjalanan darat Bpp-Btg yg memakan waktu 5 jam membuat kami menunggu sampai lewat tengah malam untuk menjemputnya.
Senin, 24 Oktober 2011
Delay kok biasa, huh!
"Ay, sdh sampai di Sepinggan?" tak ada jawaban. Hm, mungkin msh perjalanan. Coba telp bandara sekedar bertanya pkl brp pswt Bpn-Btg tiba. "12.30 Wita, Bu"
Ok, msh ada wkt 30 mnt utk menjemput. Paling tidak bisa shalat tanpa diburu waktu. Di meja, ikan goreng bumbu bali dan tumis kangkung pesanannya sdh siap. Special untukmu, Ay.
Ok, msh ada wkt 30 mnt utk menjemput. Paling tidak bisa shalat tanpa diburu waktu. Di meja, ikan goreng bumbu bali dan tumis kangkung pesanannya sdh siap. Special untukmu, Ay.
Minggu, 23 Oktober 2011
Catatan kecil di Ahad pagi
"Gmna pertandingannya, Gas.. menang?" tanyaku lewat sms.
"Alhamdulillah u12 juara 2, u15 juara 3," jawabnya singkat.
Syukurlah, walaupun belum maksimal toh masih bisa masuk 3 besar.
"Alhamdulillah u12 juara 2, u15 juara 3," jawabnya singkat.
Syukurlah, walaupun belum maksimal toh masih bisa masuk 3 besar.
Minggu, 16 Oktober 2011
My Accident Story: "Percayalah"
Seharian banyak kerjaan, baru sempat ngetik setelah larut untuk even UNSA - My Accident Story (200 kata). Tapi sayang, pas selesai ngetik ternyata sudah tutup eventnya, whuaa...
Ya sudah, kutulis di sini aja lah. Itung-itung latihan :)
Ya sudah, kutulis di sini aja lah. Itung-itung latihan :)
Langganan:
Postingan (Atom)
